Suku Anak Dalam melakukan layanan Administrasi Kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sarolangun.

Alami Kekeringan, warga suku anak dalam manfaatkan sumber air yang tersisah.

Musim kemarau yang melanda Provinsi Jambi semenjak beberapa bulan belakanganan membuat kekeringingan dan kesulitan air bersih terjadi dimana-mana, kekeringan dan kesulitan air bersih juga di alami oeh warga suku anak dalam yang berada di kecamatan air hitam tepat nya di desa bukit suban yang mana musim kemarau yang terjadi menyebabkan sumber-sumber air yang biasa di gunakan untuk keperluan sehari-hari suku anak dalam yang bertempat tinggal di punti kayu 2 mengering dan memaksa warga suku anak dalam yang tinggal di sana harus mencari alternative lain untuk memenuhi kebutuhan air harian seperti mandi mencuci dll.

Warga suku anak dalam punti kayu 2 desa bukit suban mau tidak mau harus menggunakan air kolam yang sebeneranya di peruntukan untuk irigasi persawahan miliki kelompok tani untuk memenuhi kebutuhan air harian mereka dimana mereka harus menempuh jarak kurang lebih satu kilo meter menuju ke kolam tersebut .

Selain warga punti kayu 2 kekering juga dialami warga suku anak dalam yang tinggal di dalam taman nasionall bukit duabelas dimana mereka untuk smentara waktu meninggalkan rumah-rumah mereka untuk mendekat ke sumber-suber air yang masih memilki air yang tentunya mereka harus masuk lebih dalam lagi kedalam hutan. Dari penuturan seoarang warga suku anak dalam yaitu pengiday  musim kemarau sudah masuk 3 bulan sehingga kami terpaksa mengungsi ke daerah sungai yang masih ada air nya.

Warga suku anak dalam mengikuti upaca kemerdekaan Indonesia Ke-78 di Desa Bukit Suban Kecamatan Air Hitam.

Kunjungan PJ Bupati Sarolangun ke kelompok tani Suku anak dalam program Gerakan tanam cepat panen, tanaman cabe

Perekaman E-KTP Jemput Bola Suku Anak Dalam Kecamatan Air Hitam Kabupaten Sarolangun.

Rabu 08 Maret 2023 telah dilaksanakn perekaman KTP yang dilaksanakn oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sarolangun bekerjasama dengan Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Dukcapil Provinsi Jambi, dan PT sari Aditya loka 1 yang mana kegiatan ini dilakukan dibalai desa pematang kabau kecamatan air hitam kabupaten sarolangun pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk), hal ini dilakukan dalam rangka penelitian yang dilakukan oleh Oxford Policy Management Indonesia (OPMI) didukung oleh Bank Dunia (World Bank) yang dalam pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sarolangun melakukan pelayanan Adminduk meliputi perekam E-KTP, pembuatan KK, pembuatan akte kelahuran, akte perkawinan/perceraian dan surat pindah domisili.

Selain suku anak dalam pelayanan Adminduk juga diberikan kepada warga desa yang memerlukan pelayanan Adminduk juga, dalam pelayanan jemput bola yang dilakukan mulai pukul 09:30 Wib tersebut tercatat 374 dokumen kependudukan dilayani yang terdiri atas 115 perekaman E-KTP, 120 pencetakan E-KTP, 19 pemohon pelayanan registrasi Identitas Kependudukan Digital, 76 pencetakan Kartu keluarga (KK), 2 pencetakan SKP-WNI keluar, 3 SKP-WNI datang, 34 pencetakan akta kelahiran, dan 2 pencetakan akte kematian.

Sedangkan untuk suku anak dalam sendiri,  lebih dari 60 jiwa mengikuti pelayanan Adminduk yang dilakukan dengan berbagai macam variasi kebutuhan dokumen kependudukan, suku anak dalam yang mengikuti pelayanan Adminduk terdiri dari 5 kelompok temenggung yaitu temenggung kelompok temenggung melayautua, kelompok temenggung bebeayang, kelompok temenggung bepayung, kelompok temenggung kecinto/afrizal, kelompok temenggung nangkus yang tersebar di 2 Desa.